Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2009

Ramuan

Ramuan Pelembut Kulit Kering

Ramuan dari minyak almon untuk membuat kulit kasar jadi lebih lembut.




















Meski sudah rajin mengoleskan body lotion, tapi tetap saja siku tangan terasa kering? Belum lagi kulit yang mengelupas, bahkan kulit daerah tersebut sering lebih hitam dari bagian kulit lainnya? Tak perlu khawatir, kejadian seperti ini umum terjadi. Masih bisa diatasinya!.

Jika dibandingkan dengan anggota bagian tubuh yang lain, kulit siku memang cenderung lebih kasar dan kering. Ini akibat seringnya bergesekan dengan benda-benda keras ketika sedang bertumpu. Jangan hentikan olesan lotion di daerah tersebut untuk tetap memberikan kelembaban di daerah tersebut.

Yang penting untuk dilakukan adalah memaksimalkan perawatan yang biasa Anda lakukan dengan tambahan ramuan minyak almon. Berikut resep dan caranya.

  1. Campurkan 3 sendok makan minyak almon dengan 3 sendok makan oatmeal. Aduk hingga menjadi pasta.
  2. Tambahkan 1 sendok makan susu segar.
  3. Oleskan rambuan tersebut dengan lembut pada seluruh bagian siku tangan Anda. Untuk hasil yang maksimal, lakukan setiap dua kali seminggu.



Selasa, 02 Juni 2009

Sehat memakai lensa kontak

Sehat Memakai Lensa Kontak
Selasa, 2 Juni 2009 | 12:57 WIB

Sebenarnya, lensa kontak lebih bermanfaat sebagai alat kosmetik daripada alat bantu melihat. Mengingat lensa diletakkan tepat di tengah mata, peluang untuk timbulnya masalah pun cukup besar.

"Yang pasti, lensa kontak akan membuat mata kering. Masalah yang paling sering timbul dari pemakaian lensa kontak adalah infeksi di kornea, karena kuman masuk ke mata melalui lensa kontak yang tak bersih," kata dr.Florence Meilani Manurung, SpM, dari Jakarta Eye Center.

Solusinya, disiplin merawat lensa kontak dan mata. "Pemakai lensa kontak harus rajin membersihkan lensa setiap akan dipakai, tak boleh terburu-buru. Di samping itu, harus sering menetesi mata dengan cairan khusus dan lepaskan lensa setiap hendak tidur," papar Florence.

Jika Anda tak siap 'repot' melakukan semua itu setiap hari, sebaiknya hindari mengenakan lensa kontak. "Jangan anggap lensa kontak sebagai pengganti mata. Pemakai lensa kontak juga harus sedia kacamata untuk dipakai saat matanya beristirahat dari lensa," tambahnya.


Sumber : Prevention Indonesia

Senin, 01 Juni 2009

Melamin

01/06/2009 - 14:45
BPOM: Waspadai Perangkat Makan Melamin

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat berhati-hati dalam menggunakan perangkat makan berbahan dasar melamin. Dalam kondisi tertentu, perangkat tersebut dapat melepaskan formalin yang berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

"BPOM melakukan pengujian terhadap 62 peralatan makan dari melamin dan menemukan 30 di antaranya melepaskan formalin bila digunakan untuk mewadahi makanan yang berair atau berasa asam, terlebih dalam keadaan panas," kata Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Senin (1/6).

Ia mengatakan, menurut hasil pengujian, kadar formalin yang lepas dari perangkat makan melamin kadarnya sangat bervariasi, dari satu bagian per juta (part per million/ppm) hingga 161 bagian per juta.

"Penggunaannya dalam jangka panjang berisiko menimbulkan gangguan ginjal dan kandung kemih, gagal ginjal, kerusakan organ tubuh, kanker, hingga kematian," jelasnya.

Menurut data BPOM, alat makan melamin yang bila digunakan untuk mewadahi makanan berair, asam atau panas melepaskan formalin antara lain gelas dengan tulisan 'VGS 4-05A Melamine Ware' dan 'Sayota Melamine Ware' pada bagian bawah, sendok makan dengan tulisan 'Made in China No.2117', sendok makan 'Melamin Ware ADS 7007', sendok makan bertulisan '8057', sendok makan 'Made in China', dan sendok makan 'Zak Design China 04287'.

Selain itu ada pula sendok nasi dengan cap 'Melamine Ware', sendok sayur bercap 'IM 508', garpu bercap 'Huafeng No.204' serta mangkuk bertulisan 'VGS 1-83', 'Mei Shing Melamine 110581', 'H.K Melamine No.889', 'ADS-W07-2', 'ADS W06-8B', 'ADS T001', 'Melamine Ware China', dan 'Melamine Ware Estella Disney Made in China not for Microwave Use'.

Ada juga piring dengan tulisan 'Huamei No.2210P', 'ADS P09-1', 'Melamine Ware T109' dan 'Mei Shing Melamine 109' serta sodet tanpa penanda.

Menurut Husniah, alat makan melamin berbahaya yang sebagian besar impor dari Cina dan sebagian kecil produk lokal tersebut sulit dikenali secara kasat mata.

"Secara fisik kita tidak bisa membedakan perangkat melamin yang melepaskan melamin dan tidak, harus melalui pengujian laboratorium," terangnya.

Demi keamanan, BPOM menyarankan masyarakat bisa meminta informasi lebih lanjut mengenai produk melamin ke Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM melalui telepon ke nomor 021-426333/32199000 atau surat elektronik ke ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com.

BPOM sendiri, katanya, juga akan berkoordinasi dengan pejabat Departemen Perdagangan dan Departemen Perindustrian untuk memastikan tidak ada lagi impor dan produksi perangkat makan melamin yang berisiko membahayakan kesehatan.

"Ini bukan kewenangan kita karena izin bukan kita yang keluarkan. Kita akan berkoordinasi dengan Departemen Perdagangan untuk menghentikan impor barang-barang ini dan dengan Departemen Perindustrian terkait alat yang diproduksi lokal," paparnya. [*/ana]

Twilight Saga New Moon

ViDeO